top of page

Sudah Rajin Sikat Gigi tapi Masih Ada Karang Gigi? Ini Alasannya

5 days ago
3 min read

Scaling Gigi Solusi Atasi Karang Gigi yang Hilang - Sikat Gigi Aja Gak Cukup!
Scaling Gigi Solusi Atasi Karang Gigi yang Hilang - Sikat Gigi Aja Gak Cukup!
Saya sudah sikat gigi pagi dan malam, kenapa masih ada karang gigi?

Banyak orang mengira bahwa menyikat gigi sudah cukup untuk menjaga kesehatan mulut. Padahal, meski kebiasaan tersebut sangat penting, ada proses alami di dalam mulut yang tetap dapat menyebabkan terbentuknya karang gigi.


Yang perlu diketahui, karang gigi bukan hanya mengganggu penampilan. Jika dibiarkan terlalu lama, karang gigi dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri yang meningkatkan risiko bau mulut, radang gusi, hingga penyakit gusi yang lebih serius.


Lalu, apa sebenarnya karang gigi? Mengapa bisa terbentuk? Dan apakah bisa dihilangkan sendiri di rumah?


Apa Itu Karang Gigi?


Karang gigi atau kalkulus adalah plak yang telah mengeras akibat bercampur dengan mineral dari air liur.


Setiap hari, bakteri di dalam mulut bercampur dengan sisa makanan dan membentuk lapisan tipis yang disebut plak. Jika plak tidak dibersihkan secara optimal, lama-kelamaan ia akan mengeras dan berubah menjadi karang gigi.

Berbeda dengan plak, karang gigi tidak dapat dihilangkan hanya dengan sikat gigi atau obat kumur karena sudah melekat kuat pada permukaan gigi.


Mengapa Karang Gigi Tetap Muncul Meski Rajin Menyikat Gigi?


Menyikat gigi merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan mulut, tetapi tidak selalu mampu membersihkan seluruh plak, terutama di sela-sela gigi atau dekat garis gusi.


Selain kebersihan gigi, pembentukan karang gigi juga dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti:

  • Teknik menyikat gigi yang kurang tepat

  • Jarang menggunakan dental floss

  • Kebiasaan merokok

  • Konsumsi kopi atau teh yang berlebihan

  • Penumpukan plak yang tidak segera dibersihkan

  • Kondisi air liur setiap individu


Karena itu, seseorang yang rajin menyikat gigi tetap dapat mengalami penumpukan karang gigi.


Apa Bahaya Karang Gigi Jika Dibiarkan?


Karang gigi menjadi tempat menempelnya bakteri yang terus berkembang biak. Jika tidak dibersihkan, kondisi ini dapat meningkatkan risiko:

  • Bau mulut yang sulit hilang

  • Gusi mudah berdarah

  • Radang gusi (gingivitis)

  • Penyakit gusi (periodontitis)

  • Penurunan kesehatan jaringan penyangga gigi

  • Gigi goyang pada kondisi yang sudah berat


Semakin lama dibiarkan, semakin sulit pula membersihkannya dan semakin besar kemungkinan diperlukan perawatan lanjutan.


Apakah Karang Gigi Bisa Hilang dengan Sikat Gigi?

Sebelum dan sesudah perawatan pembersihan karang gigi di Gigiku
Sebelum dan sesudah perawatan pembersihan karang gigi di Gigiku

Jawabannya: Tidak.


Setelah plak berubah menjadi karang gigi, endapan tersebut sudah mengeras sehingga tidak dapat dibersihkan hanya dengan sikat gigi, obat kumur, atau bahan rumahan.


Berbagai metode yang banyak beredar di internet, seperti menggunakan baking soda atau bahan abrasif tertentu, belum tentu efektif dan bahkan berpotensi merusak permukaan gigi jika digunakan secara tidak tepat.


Bagaimana Cara Menghilangkan Karang Gigi?


Karang gigi umumnya perlu dibersihkan melalui prosedur profesional yang disebut scaling gigi.


Pada prosedur ini, dokter gigi menggunakan alat khusus untuk membersihkan plak dan karang gigi yang menempel pada permukaan gigi maupun di sekitar garis gusi.


Tujuan scaling bukan hanya membuat gigi terlihat lebih bersih, tetapi juga membantu menjaga kesehatan gusi dan mengurangi risiko penyakit periodontal.


Bagaimana Cara Mencegah Karang Gigi?


Meskipun scaling dilakukan di dokter gigi, pencegahan tetap dimulai dari kebiasaan sehari-hari. Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:

  • Menyikat gigi minimal dua kali sehari

  • Menggunakan pasta gigi berfluoride

  • Membersihkan sela gigi dengan dental floss

  • Mengurangi konsumsi makanan dan minuman yang mudah meninggalkan noda

  • Memperbanyak minum air putih

  • Melakukan pemeriksaan gigi secara rutin


Kombinasi perawatan di rumah dan kontrol berkala merupakan cara terbaik untuk menjaga kesehatan gigi dan gusi.


Kapan Sebaiknya Memeriksakan Karang Gigi?


Segera lakukan pemeriksaan apabila:

  • Terlihat adanya karang gigi pada permukaan gigi

  • Gusi mudah berdarah saat menyikat gigi

  • Mengalami bau mulut yang tidak kunjung membaik

  • Sudah lebih dari enam bulan sejak pemeriksaan terakhir


Semakin cepat karang gigi ditangani, semakin besar peluang mencegah masalah gigi dan gusi yang lebih serius.


FAQ Seputar Masalah Karang Gigi

Apa penyebab utama karang gigi?

Karang gigi terbentuk dari plak yang tidak dibersihkan secara optimal dan kemudian mengeras akibat proses mineralisasi oleh air liur.

Tidak. Karang gigi yang sudah mengeras tidak dapat hilang sendiri dan memerlukan pembersihan profesional.

Tidak. Menyikat gigi membantu mencegah penumpukan plak, tetapi tidak dapat menghilangkan karang gigi yang sudah terbentuk.

Cara yang paling efektif adalah melalui prosedur scaling gigi yang dilakukan oleh dokter gigi menggunakan alat khusus.


Menyikat gigi secara benar, menggunakan dental floss, menjaga pola makan, dan melakukan pemeriksaan gigi secara rutin dapat membantu mengurangi pembentukan karang gigi.




Comments


©2024 by Gigiku Dental Clinic

bottom of page